Wodoooeh #:-S setelah seharian gw dan si empunya hosting Dracoola itu berkutat di migrasi hosting, backup, dan transfer nameserver dari Rumahweb ke Dracoola, akhirnya blog ini bisa up juga, walau ada satu yang kurang
Yup ! Mohon maap buat Quelopi yg uda comment di post-an terakhir gw di database yg gak masuk kedalam backup, tadi siang. Mungkin ada juga commentator lain yang merasa commentnya hilang? Gw mohon maap yang sebesar-besarnya ^:)^ ^:)^ .
BTW, gw baru aja selesai nonton Fitna yg gw donlot dari Youtube. Hasilnya? Mata gw pediiih sepedih-pedihnya dan bulu kuduk gw merinding, sementara mulut dan hati gw gak berenti2 melafalkan Naudzubillah Min Dzalik, Astaghfirullah, dan doa kuatkanlah imanku dari apa yang bisa membelengguku di Api Neraka (Tumben-tumbennya gw religius :p ). Yang jelas, film itu, sebagai bentuk propaganda bisa diacungi jempol. Kalo gw mengambil tempat sebagai non-muslim yang sama sekali gak tahu tentang Al-Quran dan jelas tidak percaya ma Allah, gw mungkin bakal percaya kalo Muslim itu sadis, muslim itu kejam. Tapi gw muslim. Muslim dan Islam percaya akan kedamaian. Muslim sejati membenci kekerasan, kecuali kalau kamilah yang didzholimi dan diserang, maka kami harus melindungi diri. Itupun tidak selamanya harus dalam bentuk kekerasan. Semoga setiap muslim dan non-muslim dilindungi oleh godaan-godaan untuk berperang atas sesuatu yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan damai.
Kesimpulan : Konten Fitna sampah, tapi bentuknya sebagai propaganda hampir sempurna. Ingat, gw gak membenarkan propaganda yang ada dalam Fitna. Hanya sayang, kenapa Geert Wilders harus membuang-buang kepintarannya memilih dan mengangkat isu dengan daya merenung yang sangat rendah? Hanya Tuhan yang tahu.
(Note : Gw sekarang lg bikin draft untuk resensi fitna yg bakal gw publish di blog ini. Tapi entah kenapa pas gw bikin, gw jadi terlibat konflik emosi yang melukai nilai objektifitas. Doain aja Draftnya selesai 8-| )
