Hady Mirza Won Asian Idol
:shock: :shock: :shock: :shock:
I can’t write article about it now. Really speechless and mad. Will post about it tomorrow or totally forget it.
![]()
:shock: :shock: :shock: :shock:
I can’t write article about it now. Really speechless and mad. Will post about it tomorrow or totally forget it.
![]()
Tahun ini, ada yang sedikit beda dari pertelevisian kita. Untuk pertama kalinya, diadakan sebuah kompetisi yang mengkompetisikan para pemenang idol dari berbagai negara. Ialah, Asian Idol.
Buat pertama kalinya, bisa dibilang ada kompetisi seperti ini di Asia dalam artian punya nilai komersial yang tinggi dalam 10 tahun terakhir. Kalau kita inget2, pada dekade 1990an pernah diadakan acara semacam ini namanya Asia Bagus. Acara ini bisa dibilang memiliki konsep yang sama persis dengan Asian Idol, cuma bedanya yang satu (Asian Idol) melakukan pemilihan pemenangnya dengan SMS, sementara Asia Bagus lewat penilaian para juri. Dan bukan sedikit penyanyi Indonesia yang dihasilkan Asia Bagus. Nama-nama seperti Rio Febrian, Andien, Krisdayanti, Glenn Fredly, Dewi Gita, AB Three, Shakila, dan masih banyak penyanyi Indonesia lainnya ditelurkan dari kompetisi ini, dan yang pasti, semuanya jadi (kecuali Shakila, kyknya agak segmented yg tahu dia ini
). Asia Bagus, bisa disimpulkan sukses berat. Gak ada orang Indonesia yang gak tahu Najib ali, the same like Dewi Sandra. Dua host Asia Bagus ini jadi. Hmm, jadi artis tentunya ![]()
Dalam perhelatan Asian Idol kali ini, pemilihan yang ditentukan dengan sms memang sedikit memperbesar dugaan akan adanya penilaian yang kurang tepat. Penggunaan SMS yang bisa dibilang jumlahnya bisa dikatrol oleh suatu negara, membuat gw agak2 takut juga. Gimana kalo misalnya satu negara mutusin buat ngatrol jumlah sms lewat, umm….beli pulsa sebanyak2nya atau bahkan mengerahkan seluruh kepala daerah (seperti yang terjadi di Indonesia) untuk juga mengerahkan dana pemerintahan untuk pendukungan kontestan? Tentunya mungkin kan?
Yang lebih gila lagi, ada beberapa orang yang menilai kompetisi Asian Idol cuma bakal jadi ajang keegoisan suatu negara aja. Maksud gw, siapa sih yang mau ngirim sms buat negara laen? Apalagi negara yang laen itu kebetulan *ehem* negara yg lagi berkasus ama kita?(I’m talking about the “Reok Ponorogo” Snatcher). Ini semua membuat beberapa orang menganalisa yang bakal memenangi Asian Idol adalah kontestan dari India, karena dengan lebih dari 1 milyar penduduk, sepertinya bisa memastikan jumlah pengirim sms yang kalau 20%nya aja ngirimin sms dukung idolnya, we’re dead.
Terlebih dari kontroversi sistem penilaian dan *ehem* katrol nilai dengan duit, Asian Idol tahun ini bisa dibilang bener2 memuaskan gw secara pribadi. Pertama, kontestan yang mewakili Indonesia adalah idol favorit gw dari semua idol yg pernah diadakan di Indonesia, Mike Mohede. Dia itu kayaknya gak ada yang nyaingin dari seluruh penyanyi laki Indonesia. Nothing compares to his angel’s voice. In Indonesia, at least.
Prediksi gw? Gw yakin lo nanya begitu…
Prediksi gw simpel aja kok, siapa yang bisa impressed penonton pasti menang. Dan sampai saat ini, pukul 22:40 waktu gw bikin artikel ini dan Mike sudah perform dengan satu lagu pertama (Mengejar Matahari), bisa dibilang pesaing Mike satu-satunya cuma kontestan dari Phillipines, yang emang suaranya keren banget. Cuma beda tipe ama Mike. Kalo Mike itu soulful, kalo Mau Marcelo (Philippines) itu lebih ke powerful, walau emang punya soul juga lah jelas. Kalo gak punya soul trus gak ada kakinya dong? hiiiii………… :lol:
Updates : Ternyata, according to Wikipedia, tim produksi Asian Idol sudah menyiapkan anti-cheating measure untuk kecurangan kenegaraan yang udah gw tulis diatas. Setiap sms diharuskan dikirim dalam format dua negara, jadinya kalo ada orang yg ngirim sms ngedukung negaranya, dia juga harus dukung negara lain. Bisa kebayang kalo suatu negara ngirim 20 juta sms buat wakilnya, maka ada 20 juta dukungan juga buat kontestan lain. Wuuuh…… :shock: