Setengah Mateng!

Something about politics, life, indefinite question of values on debatable morals
 
Plane
 
 

Ibu Prita dan Demokrasi Setengah Mateng

Sementara yang kaya, yang merasa memimpin negara sibuk menyerang satu sama lain, seorang ibu dengan dua anak yang masih berusia balita dipenjara hanya karena komplain yang ia sebarkan lewat milis. Ia terjerat Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang no. 1 1 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Lagi-lagi pasal pencemaran nama baik.

Terlepas dari isi komplain dan bagaimana ia menyampaikannya, rasanya ini adalah suatu perlakuan yang berlebihan. Sebaliknya tidak berlebihan kalau kita membandingkan tuntutan RS Omnni pada ibu Prita bagai Israel yang mengirimkan seluruh pasukannya ke Palestina untuk menghabisi pejuang Hamas yang tanpa henti mengirimkan roket-roket secara sporadis ke tanah jajahan Israel. Suatu respons yang adalah tanpa rasa kemanusiaan. Tapi legal.

Mungkin komplain ibu Prita berlebihan. Mungkin. Wajar kalau RS Omni, yang pelayanannya dikritik oleh ibu Prita, tersinggung, terlebih lagi kritikan ibu Prita disampaikan di internet, sebuah dunia “baru” yang membuat kritikan bisa dengan mudah menjadi sesuatu yang viral.

Tapi disisi lain wajar juga seorang konsumen merasa tidak puas. Begitu juga dengan terjemahan ketidakpuasan yang, mungkin, jauh dari sempurna. Hak mereka menuntut karena tersinggung, hak kita yang membayar ada dimana? Atau lebih penting lagi, masih perlukah nama baik kita, dan emosi dilindungi dalam undang-undang?

Pasal pencemaran nama baik adalah deja vu sebuah era dimana entitas pemerintahan dipegang oleh sekelompok diktator yang takut istananya dijebol oleh kata-kata, dijebol oleh kritik. Kini saat Istana memang sudah waktunya terjebol oleh kritik, sudah waktunya membuka diri terhadap era kebebasan berbicara dan penghargaan lebih terhadap opini.

UU ITE bukan satu-satunya Undang-Undang yang memiliki delik pencemaran nama baik. KUHP dan UU Penyiaran juga memilikinya. Ibu Prita hanya mengkritik pelayanan rumah sakit, dan kini ia meringkuk di penjara. Ngeri membayangkan kalau mendadak figur otoriter seperti Soeharto naik lagi ke tampuk kepemimpinan dan memutuskan menggunakan 3 amunisi paling elegan yang selalu eksis dalam hukum negeri ini. Menghancurkan kepala garuda dengan cakarnya sendiri.

Suatu waktu pernah ada yang bilang, kita salah dan telah kalah karena menganut Demokrasi. Waktu yang lain banyak yang bersuara, demokrasi telah kebablasan. Dan segenap blogger selalu dengan bangga maju bertahan dan melindunginya. Melindungi Demokrasi, yang selama ini seperti agama kedua blogger sebagai penyuara opini warga. Tapi kini gw akui kedua argumen itu ada benarnya. Karena kita telah salah, kalah, dan harus marah, demokrasi yang kita anut adalah demokrasi setengah-setengah.

If the freedom of speech is taken away then dumb and silent we may be led, like sheep to the slaughter

George Washington

Ayo bergabung di Facebook Cause untuk ibu Prita.

More about Prita:

 
 

Hukuman Mati Untuk Semua(?)

Sumiarsih dan Sugeng. Pembunuh, penjahat, bajingan, sampah masyarakat. Mereka tidak pantas hidup di bumi ini. Karena itu, pengadilan memutuskan hukuman mati untuk mereka. Hukuman mati tembak, gampang kok. Cukup ambil senapan, bentuk tim penembak, bawa tahanannya, lalu tembak di dada. Gampang kan? Tapi apa penyelesaian masalahnya memang segampang itu?

Click to continue reading “Hukuman Mati Untuk Semua(?)”

 
 

Urip Tri Gunawan Adalah Jaksa Pedagang Berlian Yang Pelupa

pengunjung sidang ada yang tertawa dan bergumam saat Urip menjawab tak tahu ketika dikonfirmasi jenis ponsel yang dipakai dan nomor ponselnya. Ia mengaku tak pernah mengingat nomornya. “Saya saja sampai tanya ke operator, apakah nomor handphone itu benar nomor saya,” kata dia.

Urip Tri Gunawan, Mantan Jaksa Ketua Pemeriksa Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) II, Pedagang Berlian dan pelanggan tetap tablet Pengasah Otak Gibolan.

Kompas Online, “Hakim Geram Dibohongi Urip“, 11 Juni 2008

Ps. Besok-besok harusnya tunjangan para jaksa nih ditambah Tunjangan Popok sama bedak. Siapa tahu lupa posisi kamar mandi atau lupa posisi alat kelamin gitu.

 
 

Friend Connect

 

Latest Shout!

  • achmad sholeh: mampir kesini mas .-= achmad sholeh´s last blog ..Kesaktian Pancasila Dan Bela Negara =-.
  • Budi Ridwin: Tulisan yang bagus!! Saya sangat amat Setuju dengan tulisan diatas. boleh saya sebarkan juga lewat blog...
  • eorllandso: exempt tar ice geological agricultural consensus africa [url=http://www.archive.org]va riations cost...
  • pututik: i still don’t understand how to used mycontextual regarding Amazon affiliates .-= pututik´s last...
  • Pembuat Theme: Wah…..gawat neh….kebeasan berpendapat kita hilang
 
 

Afiliasi

 

Meta

Display Pagerank

Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory Pageboss.com

hits counter

 
 
 
 
Ignaty Nikulin