Ini mungkin bentuk ternyata dari apatisme rakyat kita akan pemilu 2009. Tanpa sadar kemarin gw menemukan sebuah thread di Forum Jual Beli Kaskus yang ingin menjual hak suaranya.
Walau si penjual masih newbie (artinya pengguna baru dalam sistem pangkat per-post Kaskus), namun kelihatannya si Thread Starter (TS) serius mau jual hak suaranya. Yang lebih gila lagi, harga penawaran awal untuk hak suaranya cuma 50ribu saja!!!
Bayangin kalo ada 1000 orang yang jualan hak suara dengan harga satuan Rp. 50.000. 1000 x 50.000 = Rp. 50.000.000. Bukan jumlah yang besar untuk partai politik yang rela membayar berapa saja untuk menang. Gak cuma partai politik, caleg pun mungkin siap kalo cuma dana segitu. Malah mungkin mereka dengan sigap akan menyiapkan uang ratusan juta untuk membeli suara kalo emang ada yang mau jual suara dalam jumlah banyak.
Memang wajar dan terdengar gampang untuk menghasilkan uang dari cara ini, yah, yang kita jual kan cuma hak untuk jalan ke TPS panas-panas, ngantri dan nyontreng tanpa hasil pasti kok. Gaya pemikiran gitu fine-fine aja sih, namanya kita hidup di alam demokrasi. Walau jujur gw sendiri menganggap ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap negara kita sendiri. Dalam pandangan gw lebih baik golput daripada begini. Dengan golput, paling gak masih ada massa yang punya pilihan terhadap pemimpin : pemimpin benar-benar dipilih. Kalo suara diarahkan dengan uang? Lagian pemilu kan Civic Responsibility atau tanggung jawab kewarga-negaraan yang cuma sekali dalam 5 tahun gak begitu ngerepotin amat (setidaknya untuk gw
).
Mungkin nanti akan ada yg berkomentar akan postingan ini dengan pertanyaan “buat apa kita ngejalanin tanggung jawab kalo mereka aja ngejalanin tugas tanpa tanggung jawab?“, dan yang nanya adalah orang-orang dewasa ber-KTP, bukan anak kecil umur 10 tahun. Gw akan jawab begini : “Buat apa kita shalat kalo orang tua kita gak shalat?” atau “Buat apa kita mencegah diri jadi pembunuh atau koruptor kalo pembunuh & koruptor masih berkeliaran?”. Jawabannya sesimpel panggilan moral aja. Ya, kembali lagi, moral itu urusan diri sendiri sih.
Jadi, ada yang mau beli hak suara?
*)Disclaimer : Blog ini (http://setengahmateng.com) tidak dalam niatan atau maksud apapun mengiklankan atau mendorong orang menjual atau membeli hak suara. Blog dan tulisan ini semata adalah penggambaran opini pribadi, dan penulisnya bukan orang yang menjual atau membeli hak suara.













