Kenapa Jadi Seleb Blog™ Itu Penting
Lucu juga ngeliat kelanjutan obrolan gw sama mbak Yati soal gimana caranya jadi seorang seleb blog™
. Kita yang gak pernah ngerasa jadi seleb (kita…? Lu kali) dan gak terlalu (baca : sebenernya pengen juga sih) pengen jd seleb mendadak dihujani komen2 seperti “Penting ya jadi seleb dan menuai banyak komentar?” atau “penting gak penting yuuuuk kita arisan” eh?
itu mah gw doang ya yang ngarang
. Sekarang, kasus yang lebih pantas disebut kaskus (karena dipenuhi komentar gak penting) ini berlanjut ke post-an berikutnya ditulis oleh pengarang yang sama, berjudul tidak etis. Apanya yang gak etis? ![]()
Pertama, chettingan gw ama mbak Yati kemaren itu ya, dalam bahasa mbak Yati, dalam suasana cela-celaan
. Dan itu juga udah melewati berbagai macam sensor oleh mbak Yati tanpa konfirmasi dari sayah sebagai narasumber, karena emang didalam chattingan kita itu juga ada pembahasan tentang sex education simas margarine yg gw tahu simbak, pacarnya simas juga gak begitu mau dipublikasikan
. Jadi apa yang dicopykan ke dalam suatu tulisan berjudul desperate itu emang gak bisa diartiin bgitu aja karena emoticon gaya YM yg menemani kami saling mencela™
juga absen dari tulisan itu. Jadinya yah gak kerasa kalo kita lagi becanda2. Mungkin untuk beberapa orang, chettingan kami kemaren itu lebih terlihat seperti orang yang desperate pingin jadi seleb (lagian ngasih judul kok desperate sih mbak
)
Kenapa Jadi Seleb Blog™ Itu penting
Sekarang gw ingin mempertanyakan. Apa sih sebenernya motivasi seseorang untuk bikin blog? Pasti banyak banget kan. Ada yang emang niat mo jadi seleb, dengan bikin post2 gak penting tp lebih aktif blogwalking (siapa tuuuuh
), ada yang cuma ingin dapat tempat untuk menulis, ada yang ingin curhat ke buku harian tapi karena tulisannya jelek trus milih nge-blog ajah
, dan terakhir, ada yang ingin mempertajam ilmu menulis di blog!!!! Dan menurut gw, salah satu keuntungan menjadi seorang seleb blog™ adalah karena biasanya tulisan seleb blog™ akan terus dikomentari secara kontinyu dan dia bakal dapet feedback terus dari si pembaca. Alhasil? Tulisannya makin bagus. Itulah kenapa beberapa orang, termasuk mungkin saya, kamu dan kamu (2 teman imajinasi
) ingin menjadi seorang seleb blog™. Simpel aja, karena ingin tulisannya dikomentari. Tapi tentunya, kembali lagi ke motivasi blogger itu sendiri. Kalo emang cuma mau dapet tempat untuk menulis, ya silahkan. Kayak gw gini…gw cuma pengen dapet tempat untuk mengekspresikan pikiran2 yang gak mungkin gw keluarin di lingkungan pergaulan di dunia nyata. Gitu aja. ![]()
Dan satu lagi, gw percaya adanya istilah seleb blog™ di Indonesia karena emang blogger2 masih pada norak2
. Bukannya komen di blog2 yg emang butuh komentar, tp malah mo nekat2an komentar di blog2 yg pengunjungnya banyak cuma supaya bisa diliat orang laen komentarnya. Itulah sebabnya di chettingan gw itu gw bilang “gw ntar jadi orang laen aja. Namanya rijal, dia bakal komen Pertaammaaaaxxx”. Itu karena gw mo menyindir kondisi blogosphere secara overall di Indonesia
. Itulah yang namanya satir, bung! ![]()