Posts Tagged ‘ Muda ’

Anda Terlalu Muda Untuk Bisa Bersuara

Menurut lo, aneh gak judul diatas? Menurut gw sih, aneh banget! Pertama, umur gw masih 17 tahun. So…gw gak bisa dibilang tua2 amat kan :lol: . Dan setiap harinya, baik secara langsung maupun tidak langsung, perlakuan seperti judul diatas sering banget gw hadapin. Lucunya, perlakuan-perlakuan kayak begini memang sudah seperti unspoken tradition pada perjalanan kehidupan manusia. Kita semua dilahirkan untuk menjadi tua, untuk mendapatkan banyak pengalaman, dan setelah mengeruk banyak pengalaman dari sesuatu yang bernama kehidupan, maka anda siap untuk dicap “Bijaksana” atau, “Dituakan” atau “Kepala suku”. Eh :???: yang terakhir salah kali ya :lol: …..tapi ya gak terlalu beda jauh sih. Menurut gw sendiri, tindakan atau perlakuan diskriminatif terhadap anak muda itu sendiri terjadi karena dalam sejarahnya, pada masa lalu sekelompok manusia selalu dipimpin oleh kepala suku yang paling tua di kelompoknya. Kenapa begitu? Karena memang pada masa itu tua dijadikan ketua (tuh, namnya aja ke-tua…gak ada yang namanya ke-muda :grin: ) karena ia memiliki pengalaman yang lebih daripada yang lain. Pada masa itu, untuk bertahan hidup yang bisa diandalkan memang hanya pengalaman. Misal, pada suku pemburu paus, yang menjadi  ketua adalah yang paling punya pengalaman dalam berburu paus. Kalau yang dipilih anak muda, yang terjadi ya gak ketangkep Pausnya. Ya eyalah…..gimana bisa nangkep paus kalo perang ngelawan jerawat aja gak menang2 (jayus mode : on :razz: ).

Lalu sekarang pertanyaannya, dengan tradisi masa lalu dan praktek semacam ini yang masih terus (walau tanpa secara langsung dilakukan) terjadi di dunia ini, masih pantaskah kita menganggap yang tua yang bijaksana? Sekarang, gw akan coba memberikan 3 pertanyaan simpel yang harusnya bisa dijawab kaum ‘bijaksana’ dengan mudah. Berikut pertanyaannya :

  1. Pada pemerintahan, golongan umur berapakah yang paling sering tertangkap karena kasus korupsi? Tua atau muda?
  2. Pada saat suatu rezim melakukan kesalahan atau telah bertindak anarkis pada rakyatnya sendiri, golongan umur berapakah yang datang lari-lari mengingatkan untuk melakukan revolusi (atau reformasi)? Tua atau muda?
  3. Setiap 10 tahun, kualitas pendidikan meningkat seiring waktu. Lalu ternyata apa yang dipelajari lulusan S1 tahun 1970-an ternyata hanya pelajaran tingkat SMA pada 2000-an. Lalu siapa yang memiliki tingkat kualitas pendidikan tertinggi? Tua atau muda?

Kalau memang jawaban dari ketiga pertanyaan diatas memang muda, lalu apa alasannya menganggap yang tua yang paling bijaksana. Dalam anggapan gw, yang paling tepat adalah menempatkan seseorang pada tempatnya yang sesuai, bukan karena umur, ras, agama, dan sebagainya. Ini udah millenium bro, dan menurut gw udah saatnya anak belasan tahun memimpin suatu perusahaan karena dia punya ide segar. Wait a minute. Bukankah post yang gw buat ini juga sudah membeda-bedakan manusia berdasarkan umur?

N.B : Postingan ini muncul ke pikiran gw waktu hangout ke Margo City tadi siang. Om gw yang masih berumur 33 tahun, dengan filosofi kehidupan miskin tapi bahagia itu bullshit, gw kasih pertanyaan “Kalo om anak angkat, terus orang tua om yang asli itu orang kayaaa rayaaa banget, sementara orang tua yang ngangkat om biasa-biasa aja, tapi om sudah terbiasa dan sudah sayang banget sama orang tua yang ngangkat om jadi anak. Nah sekarang masalahnya, orangtua om yang asli minta om milih, mau tinggal apa mereka apa sama orang tua om yang udah ngangkat om bertahun2. Berarti disuruh memilih antara uang atau perasaan kan? Nah, om lebih memilih kaya-raya dengan perasaan merana atau perasaan bahagia dengan uang tak seberapa?”. Om gw menjawab, “ya gak bisa dong…kalo ditanya gitu om jawab mau dua-duanya, hak dari orangtua asli dapet, tapi tetep tinggal ama orangtua angkat om” :roll: “ya gak bisa dong….pada kenyataannya manusia kan emang gak pernah bisa memilih dua pilihan waktu dikasih pertanyaan…harus memilih salah satu” eeeeh…om gw langsung bilang gini “ya pokoknya kalimat-kalimat biar miskin yang penting bahagia itu cuma kalimat penghiburan aja, bullshit” ya gw jawab lagi “loh…ya jawab dulu dong mo pilih uang apa perasaan” dan om gw cuma menjawab, “ah…Gagah belom ngerasain apa-apa, umur Gagah baru 17 tahun, belom ngerasain apa-apa dibanding om” dengan kata lain : “umur Gagah baru 17 tahun, jadi gak usah sok-sok berteori deh…” :razz: nah…waktu itulah gw berpikir…apa emang tua itu segalanya? Menurut anda-anda pembaca bagaimana?



Hosted in Dracoola Multimedia