Setengah Mateng!

Something about politics, life, indefinite question of values on debatable morals
 
Plane
 
 

Kerikil Jangan Ditendang

stone

Ini cuma sekedar catatan pendek aja, sekalian pesan untuk masa depan, bertepatan dengan hari ini gw genap setahun lebih tua. :D

Kadang masalah begitu banyak,ribuan kerikil setiap hari datang. Yang kita lakukan adalah tendang, tendang, dan ia pun menjauh, dan hilang. Kita pun dibuat lupa, walau untuk sementara.

Kalau di jalanan mungkin gak masalah. Tapi kerikil yang ini berbeda. Yang ini punya kemampuan khusus menggandakan diri kalau ditendang. Dan area tendangannya pun segi empat, seperti kotak. Jadi mereka selalu terperangkap di pojok, membukit membentuk gunungan.

Lalu tiba-tiba kita mencetak prestasi besar, sebesar topan badai. Kerikil-kerikil itu pun hilang terhisap didalamnya, tidak jelas, menghitam dan berputar. Kita tenang, karena entah kenapa topan ini terasa seperti semilir sejuk yang paling parah hanya berakibat rambut berantakan.

Sayangnya, semua topan tentu ada habisnya.

Dan saat akhir itu datang, segala kerikil akan jatuh ke segala penjuru, menyerang, menghujam dan melukai kulit terluar kita.

Karena itu, gw pikir, saat kerikil bermunculan, jangan fokus pada menendang, fokus pada membuang. Atau malah jangan membuang, tapi daur ulang. Cari cara mengubah masalah menjadi anugerah.

Sehingga paling gak tahun depan jalan hidup gw gak akan dipenuhin kerikil-kerikil lagi. :)

 
 

Respons Terhadap Artikel Navinot: Mengalahkan Outliers?

drunkbusinessman

Navinot hari ini menulis artikel yang cukup menarik, tentang outliers, sebuah sebutan dalam ilmu statistik yaitu observasi yang hasilnya menyimpang dari semua data yang lain. Sebuah “keajaiban”. Freak of nature. Namun dengan Navinot sebagai sebuah blog yang menulis tentang marketing dan teknologi, tentu dihubungkan dengan kedua ilmu tadi.

Outliers, dalam topik yang diangkat oleh Navinot, adalah sekumpulan orang yang entah muncul darimana, entah bagaimana ceritanya, bisa jadi pemimpin. Pemeran penting dalam suatu bidang kehidupan, yang seakan tumbuh, besar dan dibesarkan dalam lingkungan yang 100% tepat dan membantu peran yang akan mereka jalani di masa depannya. Sebuah kebetulan dan kebetulan,  yang menciptakan kesuksesan.

Dalam judul artikelnya, atau lebih tepatnya, sebagai pertanyaan kritis dari artikelnya, Navinot menanyakan, bagaimana cara mengalahkan outliers? Apakah mungkin, kita mengalahkan orang-orang yang sudah ditakdirkan menjadi pemimpin?

Jawabannya akan berbagai macam, tentu, sesuai dengan sudut pandang masing-masing pribadi. Tapi ini jawaban gw : Tidak. Tidak bisa.

Loh, kok tidak bisa? Bagaimana mungkin gak bisa?

Click to continue reading “Respons Terhadap Artikel Navinot: Mengalahkan Outliers?”

 
 

Friend Connect

 

Latest Shout!

  • achmad sholeh: mampir kesini mas .-= achmad sholeh´s last blog ..Kesaktian Pancasila Dan Bela Negara =-.
  • Budi Ridwin: Tulisan yang bagus!! Saya sangat amat Setuju dengan tulisan diatas. boleh saya sebarkan juga lewat blog...
  • eorllandso: exempt tar ice geological agricultural consensus africa [url=http://www.archive.org]va riations cost...
  • pututik: i still don’t understand how to used mycontextual regarding Amazon affiliates .-= pututik´s last...
  • Pembuat Theme: Wah…..gawat neh….kebeasan berpendapat kita hilang
 
 

Afiliasi

 

Meta

Display Pagerank

Personal Blogs - BlogCatalog Blog Directory Pageboss.com

hits counter

 
 
 
 
Ignaty Nikulin